google-site-verification: google325e077f0fbc766c.html 2. Pihak yang Berperan dalam Pengujian Produk - AKSASTUDY
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2. Pihak yang Berperan dalam Pengujian Produk


 Bahwa pengujian produk terkait erat dengan aspek keamanan dan kenyamanan

konsumen dalam pemakaian produk.Aspek keamanan produk sendiri tidak hanya

melibatkan kepentingan konsumen itu sendiri tapi juga melibatkan pemerintah

yang melindungi konsumen.Adapun pihak yang berperan dalam pengujian produk

sebagai berikut :

a. Pemerintah

Peran pemerintah disini yaitu dengan mengeluarkan undang – undang yang

mewajibkan produsen menjelaskan kegunaan produk dan menjamin keamanan

produk. Pemerintah terus mengadakan peningkatan mutu produk dengan

menerbitkan suatu rangkaian standar secara nasional yaitu SNI (Standar

Nasional Indonesia.

b. Perusahaan

Peran perusahaan dalam pengujian produk yaitu menyediakan produk dan

layanan sesuai dengan industry.Produseen dapat menerapkan beberapa

standarisasi, baik yang bersifat fakultatif ( standar yang dibuat oleh perusahaan

sendiri ) ataupun standar wajib ( standar produk yang ditentukan melalui

peraturan pemerintah )

c. Organisasi Konsumen

Peran oranisasi konsumen yaitu sebagai perakilan kepentingan konsumen

kepada produsen dan pemerintah. Ketika pemerintah dan produsen tidak

menetapkan standar kualitas suatu produk,maka organisasi konsumen

beranggapan bahwa kualitas merupakan hal terpenting bagi konsumen.


5. Persyaratan Pengujian Produk

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar pengujian produk benar-benar

akurat dan dapat diterapkan adalah sebagai berikut:

a. Pendekatan Sistem

Metode dan prosedur pengujian produk harus memiliki system yang standar

sehingga setiap produk yang sejenis diuji dengan menggunakan cara yang

sama.Termasuk dalam hal – hal sebagai berikut:

1. Produk yang disiapkan harus sama,baik kemasan dan pengkodean

2. Kuesioner yang diajukan harus sama

3. Rencana sampling yang sama

4. Metode preparasi dan tabulasi data dilakukan secara sama

b. Data Normatif

Pengujian produk dilakukan secara berkelanjutan dari waktu ke

waktu.Tujuannya untuk membangun data base normative sehingga hasil uji

produk lebih memiliki nilai.

c. Perusahaan Penelitian yang Sama

Ada baiknya produsen menggunakan satu perusahaan riset untuk melakukan

smua pengujian produknya.Hal ini merupakan satu-satunya cara untuk

memastikan semua uji produk dilakukan dengan cara yang persis sama.

d. Uji Lingkungan Nyata

Adalah pengujian produk yang dilakukan oleh orang-orang yang berada

dilingkungan tempat nantinya produk tersebut akan digunakan.Jika produk

tersebut digunakan di kantor maka produk tersebut harus diuji oleh orang-

orang yang bekerja di kantor.

e. Populasi Sampel yang Relevan

Sampel merupakan variable penting dalam pengujian produk.Apabila produk

baru atau produk yang memiliki pangsa pasar rendah maka sampel harus

mencerminkan susunan merk dari pasar tersebut.

f. Variabel Kritis

Kegunaan dan kualitas produk harus dipahami dari sudut pandang konsumen

dan bukan dari produsen. Misalkan aspek produk apa yang benar-benar penting

bagi konsumen? dan apa variable kritis yang menentukan kepuasan konsumen

terhadap produk? Variabel kritis ini harus diidentifikasi untuk setiap kategori

produk agar dapat merancang system pengujian produk yang akurat .

g. Tindakan Konservatif

Rumusan produk mapan sebaiknya tidak diubah tanpa melakukan pengujian dan

evaluasi terhadap formulasi baru.Bila produsen telah yakin memiliki produk

yang lebih baik,usahakan untuk memasarkan ke wilayah pemasaran yang

terbatas selama periode tertentu.Hal ini bertujuan untuk melihat siklus

pembelian produk berulang.Selanjutnya,distribusikan produk ke semua pangsa

pasar.Semakin kecil pangsa pasar,akan semakin besar pula resiko yang bisa

diambil dengan formulasi baru tersebut.Semakin besar pangsa pasar semakin

bisa mempertahankan keadaan dalam memperkenalkan formulasi baru.

Posting Komentar untuk "2. Pihak yang Berperan dalam Pengujian Produk"